Jumat, 27 September 2013

Pakistan Diguncang Bom

Setelah dihantam gempa, Pakistan diguncang bom. Sebuah bus yang membawa petugas pemerintahan diledakkan bom di Peshawar, Jumat, 27 September 2013. Sebanyak 17 orang tewas, dua di antaranya perempuan.

Bus itu tengah berjalan di dekat perbatasan Barat Laut Pakistan, saat meledak. Lokasi itu berdekatan dengan berdirinya benteng-benteng militan Islam. Diduga, bom diledakkan dengan remote control. Ironisnya, saat itu bus sedang penuh. Ada beberapa orang yang sampai duduk di atap.

“Sejauh ini kami menerima 17 mayat. Tapi karena kondisi bus saat itu penuh, kami memperkirakan jumlah korban tewas meningkat,” ujar juru bicara Lady Reading Hospital, seperti dilansir Reuters. Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas kejadian itu.

Belakangan, kekerasan di Pakistan memang meningkat, menyusul usaha Perdana Menteri Nawaz Sharif menjinakkan pemberontakan. Sharif berupaya membuka pembicaraan damai dengan Taliban Pakistan.

Pekan lalu saja, sepasang martir meledakkan bom bunuh diri di luar gereja Anglikan di Peshawar. Tragedi itu menewaskan sedikitnya 81 orang. Itu disebut sebagai serangan paling mematikan terhadap umat Kristen  di negara yang mayoritas beragama Islam seperti Pakistan.